processing..
HOT NEWS
News - ASPINDO (Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia)
news

Penghargaan Prestasi Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara Tahun 2018

JAKARTA (08/05) Penyerahan Penghargaan Prestasi Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara Tahun 2018 kembali diadakan pada tahun ini bertempat di Balai Kartini, Jakarta. Penghargaan ini pertama kali diadakan pada tahun 1992 dengan fokus pada Pengelolaan Keselamatan Pertambangan, lalu pada tahun 2004 ditambah dengan perhargaan pada Pengelolaan Lingkungan Pertambangan. Pada tahun ini, terdapat penghargaan baru yakni pada Pengelolaan Usaha Jasa Pertambangan. 

Pada acara ini hadir Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, didampingi oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Bambang Gatot yang sekaligus membuka acara yang dihadiri oleh banyak tamu. Acara ini juga dihadiri oleh pimpinan di lingkungan Ditjen Minerba. Selain itu, turut diundang pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (DK3N), para Kepala Dinas Provinsi ESDM, Tim Penilai Keselamatan dan Lingkungan Pertambangan, serta para stakeholders pertambangan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, memberikan apresiasi kepada operator atau perusahaan-perusahaan tambang yang telah melakukan tata kelola lingkungan dan keselamatan dengan baik. Jonan berharap kedepannya agar ditingkatkan tata kelolanya, khususnya dalam aspek keselamatan agar angka kecelakaan bisa berkurang drastis. ?Saya kalau bicara soal safety, toleransi (saya) nol. Tidak mau dengar alasan apapun. Karena perkara ini (safety) juga sudah berbicara soal nyawa?, tegasnya.

Jonan juga memberikan apresiasi kepada Ditjen Minerba karena sudah berusaha menjalankan tugas sebagai regulator dengan baik, sehingga dapat tercipta suasana usaha yang kondusif. Diiringi suasana santai dari tamu undangan, Jonan mengatakan ?Subsektor ini (minerba) bisa baik apabila regulatornya juga baik, jadi walaupun operatornya dikatakan baik tapi regulatornya tidak, sama saja.? 

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Bambang Gatot menjelaskan bahwa Penyerahan Penghargaan Prestasi Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara diadakan rutin di setiap tahunya untuk memberikan motivasi serta apresiasi kepada para pelaku di usaha tambang. ?Acara ini, sebagai pendorong kepada para Kepala Teknik Tambang dan Penanggung Jawab Operasional agar bisa mencapai prestasi sebaik-baiknya. Serta, kita ingin memberikan apresiasi terhadap kinerja pengelolaan keselamatan, lingkungan, dan usaha jasa di dunia pertambangan,? jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Gatot juga menjabarkan kategori penghargaan yang akan diumumkan pada acara ini. Terdapat 3 Kategori Penghargaan, yakni Penghargaan Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara Tahun 2018, Penghargaan Pengelolaan Lingkungan Mineral dan Batubara Tahun 2018, dan Penghargaan Pengelolaan Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara Tahun 2018. Pada 3 kategori penghargaan tersebut, dibuat lagi kelompok atau subkategori yang terdiri atas perusahaan-perusahaan tambang yang sudah dinilai.

Untuk kategori Penghargaan Pengelolaan Keselamatan, dibagi ke dalam 3 kelompok, yakni Kelompok Pemegang Kontrak Karya (KK), Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), dan IUP Khusus; Kelompok Perusahaan Pertambangan Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan IUP Operasi Produksi Khusus Pengolahan dan/atau Pemurnian; dan Kelompok Perusahaan Jasa Pertambangan.

Untuk kategori Penghargaan Pengelolaan Lingkungan, juga dibagi ke dalam 3 kelompok, yakni Kelompok Pemegang Kontrak Karya (KK); Kelompok Pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B); dan Kelompok Izin Usaha Pertambangan.

Untuk kategori Penghargaan Pengelolaan Jasa Pertambangan terdapat 9 kategori, yakni Kategori Audit, Pemeriksaan, dan Pengujian Teknis; Kategori Inovasi dan Peningkatan Kinerja; Kategori IUP Pembina Perusahaan Jasa; Kategori Konstruksi Pertambangan; Kategori OB Removal; Kategori Peledakan; Kategori Pengangkutan; Kategori Pengembangan Produk Lokal; dan Kategori Penanggung Jawab Operasional (PJO) Terbaik.

Penilaian dilakukan oleh Tim Penilai yang melibatkan para Inspektur Tambang dan para tenaga ahli yang berasal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Pusat Studi Ilmu Lingkungan UI, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB, Fakultas Kehutanan IPB, Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan IPB, Pusat Studi Reklamasi Tambang IPB, dan South East Asian Centre for Tropical Biology (SEAMEO BIOTROP).

Dari penilaian yang dilakukan dengan proses yang panjang dan komprehensif, maka tiap-tiap perusahaan yang dinilai akan mendapatkan trophi penghargaan dan piagam penghargaan. Piagam penghargaan sendiri terdiri atas piagam PRATAMA (perunggu), piagam UTAMA (perak), dan piagam ADITAMA (emas). Pada acara penghargaan tahun ini PT Adaro Indonesia mencuri perhatian dengan menyabet banyak piagam dan juga trophi.

Adapun peraih trophi dari tiap kategori penghargaan adalah sebagai berikut:

1.    Penghargaan Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara Tahun 2018

a.    Kelompok Pemegang Kontrak Karya (KK), Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), dan IUP Khusus : PT Adaro Indonesia.

b.    Kelompok Perusahaan Pertambangan Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan IUP Operasi Produksi Khusus Pengolahan dan/atau Pemurnian: PT Sago Prima Pratama.

c.    Kelompok Perusahaan Jasa Pertambangan: PT Saptaindra Sejati Site PT Adaro Indonesia.

2.    Penghargaan Pengelolaan Lingkungan Mineral dan Batubara Tahun 2018

a.    Kelompok Pemegang Kontrak Karya (KK): PT Vale Indonesia, Tbk. Tambang Sorowako.

b.    Kelompok Pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B): PT Kaltim Prima Coal.

c.    Kelompok Izin Usaha Pertambangan: PT ANTAM, Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor.

3.    Penghargaan Pengelolaan Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara Tahun 2018
a.    Kategori Audit, Pemeriksaan, dan Pengujian Teknis: PT Altek Primindo.
b.    Kategori Inovasi dan Peningkatan Kinerja: PT Kalimantan Prima Persada Site PT Adaro Indonesia
c.    Kategori IUP Pembina Perusahaan Jasa: PT Adaro Indonesia.
d.    Kategori Konstruksi Pertambangan: PT Redpath Indonesia Site PT Freeport Indonesia.
e.    Kategori OB Removal: PT Saptaindra Sejati Site PT Adaro Indonesia
f.    Kategori Peledakan: PT Dahana (Persero) PT Adaro Indonesia
g.    Kategori Pengangkutan: PT Pamapersada Nusantara Site PT Adaro Indonesia.
h.    Kategori Pengembangan Produk Lokal: PT Refindo Intiselaras Indonesia.
i.    Kategori Penanggung Jawab Operasional (PJO) Terbaik: Erwin Tampubolon dari PT Jasa Power Indonesia Site PT Adaro Indonesia.

Acara yang juga diisi oleh tarian-tarian khas daerah Indonesia ini, ditutup dengan pembacaan dan pemberian piagam terhadap perusahaan tambang, baik piagam PRATAMA, UTAMA, dan ADITAMA dari kategori Penghargaan Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara Tahun 2018 dan Penghargaan Pengelolaan Lingkungan Mineral dan Batubara Tahun 2018. 

Adapun penerima piagam dari tiap kategori adalah sebagai berikut,

1.    Penghargaan Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara Tahun 2018
a.    Kelompok Pemegang Kontrak Karya (KK), Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), dan IUP Khusus 
ADITAMA
1)    PT Adaro Indonesia
2)    PT Vale Indonesia, Tbk. Tambang Sorowako
UTAMA
1)    PT Agincourt Resources
2)    PT Amman Mineral Nusa Tenggara
3)    PT Arutmin Indonesia Tambang Asam Asem
4)    PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap
5)    PT Arutmin Indonesia North Pulau Laut Coal Terminal
6)    PT Bharinto Ekatama
7)    PT J Resources Bolaang Mongondow
8)    PT Kideco Jaya Agung
9)    PT Meares Soputan Mining
10)    PT Multi Harapan Utama
11)    PT Nusa Halmahera Minerals
12)    PT Tambang Tondano Nusajaya
13)    PT Wahana Baratama Mining
PRATAMA
1)    PT Antang Gunung Meratus
2)    PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin
3)    PT Borneo Indonesia
4)    PT Firman Ketaun Perkasa
5)    PT Insani Baraperkasa
6)    PT Kasongan Bumi Kencana
7)    PT Lahai Coal
8)    PT Mahakam Sumber Jaya
9)    PT Mandiri Intiperkasa
10)    PT Multi Tambangjaya Utama
11)    PT Suprabari Mapanindo Mineral
12)    PT Tambang Damai

b.    Kelompok Perusahaan Pertambangan Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan IUP Operasi Produksi Khusus Pengolahan dan/atau Pemurnian
ADITAMA
1)    PT Jembayan Muarabara
2)    PT Sago Prima Pratama
UTAMA
1)    PT Adimitra Baratama Nusantara
2)    PT ANTAM, Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Kalimantan Barat
3)    PT ANTAM, Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Nikel Maluku Utara
4)    PT ANTAM, Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Nikel Sulawesi Tenggara
5)    PT ANTAM, Tbk. Unit Bisnis Pengolahan Pemurnian Logam Mulia
6)    PT Bukit Asam, Tbk. Unit Pertambangan Tanjung Enim
7)    PT Mifa Bersaudara
PRATAMA
1)    PT ANTAM, Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor
2)    PT Banjarsari Pribumi
3)    PT Bara Anugrah Sejahtera
4)    PT Bukit Asam, Tbk. Unit Pelabuhan Kertapati
5)    PT Cibaliung Sumberdaya
6)    PT Ganda Alam Makmur
7)    PT Indonesia Chemical Alumina
8)    PT Semesta Centramas
9)    PT Timah, Tbk. Unit Produksi Belitung
10)    PT Timah, Tbk. Unit Produksi Kepulauan Riau dan Riau
11)    PT Timah, Tbk. Unit Keteknikan dan Sarana
12)    PT Timah, Tbk. Unit Metalurgi Muntok

c.    Kelompok Perusahaan Jasa Pertambangan
ADITAMA
1)    PT Petrosea, Tbk. Site PT Kideco Jaya Agung
2)    PT Saptaindra Sejati Site PT Adaro Indonesia
UTAMA
1)    PT Cipta Kridatama Site PT Adimitra Baratama Nusantara
2)    PT Thiess Contractors Indonesia Site PT Wahana Baratama Mining
3)    PT Tambang Raya Usaha Tama Site PT Indominco Mandiri
PRATAMA
1)    PT Putra Perkasa Abadi Site PT Borneo Indobara

2.    Penghargaan Pengelolaan Lingkungan Mineral dan Batubara Tahun 2018
a.    Kelompok Pemegang Kontrak Karya (KK)
ADITAMA
1)    PT Tambang Tondano Nusajaya
2)    PT Vale Indonesia, Tbk. Tambang Sorowako
UTAMA
1)    PT Amman Mineral Nusa Tenggara
2)    PT J Resources Bolaang Mongondow
3)    PT Meares Soputan Mining
PRATAMA
1)    PT Agincourt Resources
2)    PT Kasongan Bumi Kencana

b.    Kelompok Pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
ADITAMA
1)    PT Adaro Indonesia
2)    PT Berau Coal
3)    PT Kaltim Prima Coal
4)    PT Kideco Jaya Agung
UTAMA
1)    PT Borneo Indobara
2)    PT Singlurus Pratama
3)    PT Tambang Damai
4)    PT Tanito Harum
5)    PT Wahana Baratama Mining
PRATAMA
1)    PT Antang Gunung Meratus
2)    PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap
3)    PT Arutmin Indonesia Tambang Satui
4)    PT Asmin Bara Bronang
5)    PT Bharinto Ekatama
6)    PT Firman Ketaun Perkasa
7)    PT Lahai Coal
8)    PT Lanna Harita Indonesia
9)    PT Mahakam Sumber Jaya
10)    PT Mandiri Intiperkasa
11)    PT Multi Harapan Utama
12)    PT Perkasa Inakakerta
13)    PT Teguh Sinarabadi
14)    PT Trubaindo Coal Mining

c.    Kelompok Izin Usaha Pertambangan
ADITAMA
1)    PT ANTAM, Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor
2)    PT Bukit Asam, Tbk. Unit Pertambangan Tanjung Enim
3)    PT Cibaliung Sumberdaya
4)    PT Jembayan Muarabara
5)    PT Sago Prima Pratama
6)    PT Semen Indonesia (Persero), Tbk. Tambang Tuban
7)    PT Tunas Inti Abadi
UTAMA
1)    PT ANTAM, Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Nikel Sulawesi Tenggara
2)    PT Arzara Baraindo Energitama
PRATAMA
1)    PT Adimitra Baratama Nusantara
2)    PT ANTAM, Tbk. Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Kalimantan Barat
3)    PT Banjarsari Pribumi
4)    PT Bara Anugrah Sejahtera
5)    PT Holcim Indonesia, Tbk. ? Tuban Plant
6)    PT Kayan Putra Utama Coal
7)    PT Kitadin Tambang Embalut
8)    PT Mifa Bersaudara
9)    PT Semesta Centramas

Sumber : Minerba

« Back to Article
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch
Loading

PARTNERS

STATISTIC

WEBMAIL

aspindo