Gara-Gara Virus Corona Begini Jadinya Harga Batubara Acuan Maret

duniatambang.co.id – Berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 69.K/30 MEM/2020 menetapkan harga jual pasar untuk komoditas batubara/Harga Batubara Acuan (HBA) bulan Maret 2020 sebesar USD 67,08  per ton. Dibandingkan bulan lalu HBA naik sebesar USD 0,19 per ton dari harga sebelumnya yaitu USD 66,89 per ton. Hal itu diungkapkan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Nilai HBA didapat dari harga rata-rata empat indeks harga batubara yang umum digunakan dalam perdagangan batubara dunia yaitu, Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), Indonesia Coal Index (ICI), dan Platt’s 5900.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK), Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, pasca merebaknya virus corona dan periode libur tahun baru imlek membuat perusahaan batubara belum beroperasi secara maksimal. Hal tersebut menyebabkan pasokan turun dan menyebabkan Harga Batubara Acuan Maret naik tipis sekitar 0,28%. Di lain sisi, permintaan dari negara lain seperti Jepang, India dan Korea mengalami kenaikan.

Nilai HBA bulan Januari akan digunakan untuk penjualan langsung selama satu bulan pada titik searah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Veseel).

Selain itu, mayoritas Harga Mineral Acuan (HMA) juga mengalami fluktuatif harga di bulan Februari 2020. Seperti harga Tembaga turun menjadi USD 5.786,04/ dry metric ton dari bulan sebelumnya yaitu USD 6.178,78/ dry metric ton. Begitu pula untuk harga Nikel mengalami penurunan menjadi USD 14.029,72 /dry metric ton dari bulan sebelumnya USD 16.107,27/ ry metric ton.

duniatambang.co.id